Pages

Thursday, February 2, 2012

Contoh Kasus Pemograman Pascal

                                                         Pemograman Pascal
Hampir senada dengan postingan yang linked list, Kali ini saya juga akan menshare kumpulan source code program-program kecil dalam bahasa pascal. Meskipun masih sederhana dan mungkin tidak cocok untuk programmer yang sudah mapan, tulisan ini saya harap bisa berguna untuk mereka yang masih atau mau belajar memprogram. Karena sebelum memahami hal yang rumit, harus paham yang sederhana dulu kan?  Dengan membaca kode-kode pascal yang ada disini, semoga bisa menambah pemahaman tentang pemprograman.
Bila dasar source code yang Linked List bukan saya yang membuat,  semua yang ada disini adalah kode yang saya tulis sendiri. Sebagian di kerjakan sebagai jurnal praktikum di kampus, sebagian tugas dari dosen, dan sisanya adalah hasil iseng-iseng. Jadi, saya jamin code disini tidak akan di temui di website atau blog lain, kecuali mereka memplagiat artikel ini. Jadi merasa beruntunglah sudah kesini, hwahwahwahah (tertawa setan)
Silahkan cermati, hayati, lalu komentari. Kalau ada yang kurang jelas, Tanyakanlah…..

Prosedur dan Fungsi
Di sub judul ini, ada 4 source code yang mengandung fungsi dan prosedur. Fokus yang ada disini adalah bukan mengenai bagaimana isi prosedur itu, tapi lebih ke bagaimana penggunaan fungsi dan prosedur itu. Tentang bagaimana deklarasinya, penerapan parameter, pemanggilannya dan sebagainya… Contoh disini dimulai dari yang paling sederhana hingga yang lebih ribet sedikit…..

Dilatasi
Fungsi : Mengalikan dua buah angka yang dimasukan dengan angka tertentu.
Hint : -
Screenshot Output:

 

uses crt;
var absis,ordinat,pengali:integer;
procedure dilat(a,b,peng:integer);
   var c,d:integer;
   begin
    c:=a*peng;
    d:=b*peng;
    writeln('(',c,',',d,')');
   end;
begin
  writeln('Kordinat Awal');
  write('Absis : ');readln(absis);
  write('Ordinat : ');readln(ordinat);
  writeln;
  write('masukan faktor pengali ');readln(pengali);
  write('Kordinat (',absis,',',ordinat,') setelah didilatasikan terhadap faktor ',pengali,' menjadi ');
  dilat(absis,ordinat,pengali);
  readln;
end.

Makalah praktek kerja radio dan sejarahnya


BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang dan Tujuan Praktek Kerja
Di Era Globalisasi seperti saat ini bahasa merupakan kebutuhan yang sangat menunjang dalam kegiatan di segala bidang. . Kita dapat mengenal suatu negara dengan mempelajari bahasanya terlebih dahulu. Selain bahasa Inggris, saat ini Bahasa Jepang mulai berkembang, dan banyak perusahaan Jepang yang maju dan berkembang di Indonesia. ada sebuah perbedaan antara orang yang mempelajari bahasa dengan orang yang tidak mempelajari bahasa. Kemampuan bahasa asing yang kita miliki memiliki nilai jual untuk bekerja di perusahaan – perusahaan asing. Selain itu kemampuan komputer yang diaplikasikan dengan kemampuan bahasa jepang akan memiliki nilai tambah di mata perusahaan – perusahaan asing. Selain itu dengan mempelajari bahasa kita dapat memperluas pergaulan internasional dan mempromosikan kebudayaan dan ciri khas Indonesia yang sangat menarik kepada dunia. Dan pada akhirnya akan banyak wisatawan datang ke Indonesia untuk menikmati panorama di Indonesia. seluruh hal tersebut akan berdampak baik pada hubungan antar negara sehingga di masa yang akan datang Indonesia dapat memegang peranan penting dalam sektor pariwisata dan kebudayaan.


 Dari latar belakang yang telah dideskripsikan, maka dapat dirumuskan masalah yaitu bagaimana cara mempromosikan Indonesia kepada masyarakat dunia dengan mengunakan media Radio. Tujuan yang ingin dicapai adalah memperkenalkan budaya Indonesia dan menginformasikan segala sesuatu yang sedang populer di Indonesia sehingga pendengar menjadi tertarik kepada Indonesia baik dari segi budaya maupun politik
1.    Langkah penghapusan icon pada start menu :
a. klik start
b. pilih icon yang akan di hapus dari start menu
c. klik kanan icon yang akan dihapus,kemudian klik “remove from the list”
d. selesai.

2.    Langkah-langkah dan jenis pengurutan icon program atau shortcut yang terdapat pada desktop:

    Langkah penghapusan icon program pada start menu :
                                         Program Mengkonversi bilangan desimal ke Biner

Pada bagian awal ini akan dijelaskan dahulu konsep perhitungan konversi dari desimal ke biner. Misalkan diberikan bilangan desimal 17. Untuk langkah konversinya adalah sbb:
Step 1. 17 dibagi 2 mendapatkan 8 sisa 1
Step 2. 8 dibagi 2 mendapatkan 4 sisa 0
Step 3. 4 dibagi 2 mendapatkan 2 sisa 0
Step 4. 2 dibagi 2 mendapatkan 1 sisa 0
Karena pada step terakhir hasil pembagiannya sudah sama dengan 1 (atau dengan kata lain perulangan masih terus dilakukan selama hasil baginya >= 1). Sekarang perhatikan sisa-sisa pembagian pada setiap step. Langkah selanjutnya, susun sisa-sisa bilangan itu mulai dari step terakhir sampai dengan step pertama dan diperoleh  0001. Langkah terakhir adalah menambahkan digit 1 di depan 0001 menjadi 10001. Nah diperoleh bilangan biner dari 17 adalah 10001.
PERKEMBANGAN MEDIA ELEKTRONIK

PENGERTIAN

Definisi
Radio adalah alat untuk menyampaikan pernyataan umum (information) yang auditif melalui
gelombang elektromagnetis/gelombang listrik frekuensi tinggi dan bekerja atas dasar prinsip getaran
udara. ( Drs Hasjin Nangtjik).
Radio adalah nama untuk lapangan teknik arus listrik lemah yang memperhatikan transmisi
(penyiaran) berita-berita dan lain-lain dengan tidak menggunakan kawat penghantar yakni tanpa
menggunakan hubungan yang menghantarkan listrik atau stasiun pemancar adan stasiun penerima.
(Ensiklopedia Indonesia)
Radio is means of communication that relies on the use of electromagnetic waves propagated trrough
space at the speed of light. (Encyclopedia Americana, 23/121a).

PERKEMBANGAN MEDIA RADIO

Sejarah Radio

Media Elektronik muncul setelah revoludi industri yang terjadi di Inggris (Eropa). Tonggak revolusi industri adalah sejak ditemukannya mesin uap oleh James Watt (1825/Abad 17). Setelah ditemukannya mesin uap maka terjadi proses massifikasi prosesproduksi. Akibat dari massifikasi produksi menyebabkan raw material (bahan dasar) didalam proses produksi tidak lagi diperoleh di Eropa. Akibatnya terjadi praktek ekspansi / kolonialisasi untuk memperoleh bahan baku pendukung produksi. Adanya politik ekspansi pada akhirnya menimbulkan kesadaran adanya hambatan ruang dan waktu dalam proses komunikasi, sehinggas timbul rasa kebutuhan akan media komunikasi yang cepat dan efisien. (Juga sarana transportasi yang dapat mempercepat jarak, ruang dan waktu). Kesadaran ini menimbulkan proses kreatif yang memunculkan media komunikasi yang mengatasi jarak, ruang dan waktu yang menjadi embrio lahirnya usaha komunikasi eletronis saat ini.